Wednesday, 7 May 2014

Anggap Kegagalan Memperolehi Hasil Pancing Sebagai Ujian

 
RAMAI yang bertanya, apakah petua yang membolehkan kita mendapat ikan setiap kali turun memancing. Pada masa sama, petua itu boleh mengatasi rakan pancing yang lain.

Ada beberapa petua yang perlu diamalkan. Ini tidak ada kaitan dengan mengamalkan serapah jampi atau kepercayaan yang boleh memisahkan akidah sebenar yang dituntut oleh agama Islam. Kita kena berpegang pada kalam Allah. rezeki, jodoh pertemuan dan kematian di tangan Allah dan berusaha itu satu kewajipan.

Justeru, petua memancing untuk mendapat ikan, kita kena tahu jenis umpan yang digemari oleh spesies ikan di sesuatu kawasan memancing, waktu ikan lapar dan memburu umpan. Arus air laut dan perambut panjang atau pendek turut memainkan peranan bagi menarik perhatian spesies ikan. Lokasi tukun, lubuk atau karang yang sudah dikenal pasti ada dihuni ikan dan umpan yang terbaik seperti ikan atau udang hidup tentu berjaya menjinakkan ikan dengan teknik pancing dasar atau jigging.

Dalam soal ini, tidak ada amalan serapah jampi diguna pakai bagi menarik perhatian ikan. Namun apa yang berlaku di dasar laut ialah umpan terbaik saja yang akan diburu ikan. Anda perlu selalu menukar umpan sambil bermain tali supaya umpan yang terapung itu dapat menarik perhatian ikan yang berlegar-legar di dasar. Usaha ini perlu dilakukan dengan sabar dan yakin walaupun kadang kala ada umpan pemancing yang tidak disentuh langsung oleh rakan sebelah. Namun beliau tetap menerima nasib yang sama. Sedangkan rakan yang menggunakan joran yang berpindah tangan itu terus mendaratkan ikan seperti biasa. Justeru, ini bukan salah joran atau umpan yang tidak kena. Umpan yang digunakan adalah sama dan kadang kala tekong sendiri yang memasangnya. Berakhir ekspedisi 24 jam atau 36 jam, pemancing itu menerima nasib kurang baik kerana tiada seekor ikan yang dapat dipancing.



Siapa yang salah dalam perkara ini? Kenapa ikan tidak mahu menyentuh umpan pemancing ini? Sedangkan ikan mungkin banyak di dasar dan meragut umpan yang sama digunakan oleh rakannya? Dalam situasi begini, kita harus menerima hakikat bahawa mungkin ini satu dugaan Allah dan tentu ada hikmah di sebaliknya. Anda jangan sekali-kali menyalahkan diri sendiri atau lebih teruk anda menganggap diri anda seorang yang malang. Ingatlah, Allah yang menentukan nasib anda dan rezeki yang bakal diperoleh kelak. Syaratnya anda kena bersabar dan sentiasa bersyukur.

Friday, 2 May 2014

Catch Bigger Fish With These Fishing Tips!


A good fishing tip is to use a line weight that is as light as possible, but will still allow you to safely reel in your fish. If the line is visible and heavy, that means that it is a thick line. You want the right weighted line for the kind of fish you are trying to catch.
Caution should be exercised when drinking while fishing! While many people feel that fishing is the perfect sport for a beer or other alcoholic beverages, care must be taken, especially when fishing from a boat. Additionally, alcohol is a quick route to stupid, but serious mistakes, such as a hook in someone's eye, or the loss of the day's catch.
Beginners and children should start with a spin casting reel. This is a simple design that is easy to set up and easy to use. Releasing the line is a matter of a button press, and drawing it back is just as straightforward. Overly complicated gear will just frustrate a novice.
While many fishermen rise early in the morning, on a bright and sunny day, you can often get the best results mid-afternoon. If the sky is grey and overcast, but it isn't very windy, you'll be able to do plenty of fishing all day long. So if you'd like to sleep in before a fishing trip, go right ahead!
When you are choosing your fishing rod, be sure the eyelets that hold the line are smooth. They should not have any kind of abrasive feel. Any roughness with the line could cause it to weaken or to snap at that vital point when you have caught that big fish.
Do not forget to bring extra food and water when you go out fishing, especially in the summer. Sitting in the sun for hours at a time can drain your body, so it is important that you keep it replenished to maintain your energy levels. Bring some meals and snacks. Just how many you bring will depend on the duration of your trip.
When you are using a net to fish, be sure that the fish will be hitting the net head on. Doing this will minimize the amount of movement from the fish, making it much less likely that it escapes from your net. Usually, you should only net a fish if you absolutely have to.
Talk to the locals. If you are fishing in a new area, talk to the local fishermen, in the hope that they will share information with you. Another great place to get advice about where to catch the most fish is at a bait and tackle shop - just make sure to buy plenty of equipment before asking for recommendations!
Select your rod and reel carefully, based on the type of water you will be fishing in. Freshwater rods and reels are usually smaller, while saltwater fishing requires a more heavy-duty rod and reel. If you don't make the right selection when it comes to your gear, you might find that it can't handle the fish you are trying to catch.
When fishing with another fisherman, the proper etiquette is to remove your line from the water as soon as your companion makes a catch. Of course, your companion should follow suit when you make a catch. In this way, your lines will not cross, and it will be easier for you to offer each other assistance as needed.
Once you have hooked a fish and it starts getting closer to your boat, drop your rod and reel. It should be at waist level. In case the fish swims under your boat, place the tip of your rod in the water and follow the fish. Watch the fish if you can and wait until it gets tired. When it is tired it will roll to its side.
Sunglasses are a great product for you to invest in for the sake of your eyes and to maximize your visibility when casting your reel. It is vital to reduce the glare on the water, especially during the summer when it can impact your results. Purchase sunglasses with polarized lenses, which are optimal for fishing.
Now you can probably see how fishing trips help bond families and friends. You also understand the joy that many derive from the simple pleasures that come from spending a day fishing in the great outdoors. Take advantage of the information here and make your next fishing trip one that you will never forget.
I have gathered an enormous level of information about fishing lodges in Ontario, Canada. If you want to find out more, have a look at our website ontariofishinglodges.net where we provide a myriad of information associated with places to stay while fishing in Ontario. You will find a ton of material that'll be very useful. - Our Website

Article Source: http://EzineArticles.com/?expert=Jennifer_Hodges

CARA MUDAH DAN TIPS BERENANG UNTUK PEMULA


Cara Berenang Pemula

Berenang atau Cara Gaya Renang adalah suatu hal yang sangat bermanfaat dalam kehidupan kita, karena seperti yang kita tahu olah raga berenang ini dapat membuat badan kita sehat, rileks, dan tak sedikit yang mengatakan bahwa renang juga dapat meninggikan badan kita, Dan Tips Cara Berenang juga harus kita tahu supaya kita bisa mengatasi anggota tubuh kita supaya tidak tenggelam kedalam permukaan air, Nah di Berita Terbaru dibawah ini telah kami sediakan untuk kawan-kawan..


Teknik Dasar Renang Bagi Pemula
1. Pengenalan Air

Sebelum memulai mempelajari gaya-gaya renang, hendaknya kita terlebih dahulu memahami bentuk-bentuk pengenalan air. Hal ini sangat di perlukan terutama bagi mereka yang kurang berani masuk air atau anak-anak yang berumur di bawah 10 tahun. Dari pengalaman telah membuktikan, bahwa cara ini ternyata dapat menolong yang mempelajari gaya-gaya renang pertandingan untuk dapat lebih menguasai gerakan-gerakan dasarnya. Pada saat pengenalan air, dapat di berikan 3 hal penting yaitu:
1. Pernafasan
2. Meluncur
3. Mengapung

Ketiga hal tersebut di atas, bila dijadikan landasan untuk membimbing seseorang belajar dengan baik.

Pernafasan

Bagi mereka yang awam, untuk mengambil udara di atas permukaan air dan kemudian masuk permukaan air kemudian membuang sisa-sisa pembakaran melalui mulut dan hidung memang tidak mudah. Terutama kebiasaan kita sehari-hari sangat mempengaruhi hal itu. Namun bisa kita berikan latihan-latihan yang teratur, dalam tempo yang relatif tidak lama hal semacam itu mudah untuk di kuasai dengan baik.

Beberapa bentuk pernafasan dapat di berikan sebagai berikut:
Sebelum masuk air, cobalah didarat dengan melatih irama mengambil nafas melalui mulut dan mengeluarkan sisa pembakaran melalui hidung, hingga irama ini bisa di kerjakan secara otomatis.

Kemudian setelah bisa di kerjakan hal di atas, cobalah cara di kerjakan di tempat/di kolam dangkal atau kolam renang yang memungkinkan seseorang dapat berdiri. Ambilah udara melalui mulut kemudian tutup mulut dan masukan bagian muka ke permukaan air, setelah beberapa saat secara perlahan buanglah sisa pembakaran itu melalui hidung. Kerjakanlah secara berulang-ulang dan kalau memungkinkan mencapai 50-100 kali ulangan, dimana dengan jumlah itu di harapkan gerakannya bisa di kerjakan secara otomatis dan terbiasa. Bagi mereka yang sulit untuk mengambil udara melalui mulut dan membuang melalui hidung, untuk sementara dapat di kerjakan dengan bantuan hidung. Namun cara ini bila sudah menguasai irama pernafasan yang sebenarnya, hendaknya ditinggalkan, oleh karena cara itu sering berakibat mengisap air melalui hidung.


Latihan pernafasan ini dapat ditingkatkan dengan memperlama waktu ketika bagian muka berada di bawah permukaan air, setelah jarak waktu di tempuh lanjutkan dengan membuang sisa pembakaran secara perlahan sebelum naik keatas permukaan air. Misalnya ketika di bawah permukaan air diharuskan berhitung hingga 10, kemudian membuang sisa pembakaran dan selanjutkan naik keatas permukaan air untuk mengambil udara kembali.
Cara yang sama dapat dikerjakan menggunakan papan latihan, dimana dengan sikap membungkuk dan kedua kaki tetap pada sikap berjalan di dasar kolam, kemudian kedua tangan memegang papan latihan dikedua ujungya. Lakukan cara-cara diatas sambil berjalan atau diam ditempat.

Meluncur

Langkah berikutnya setelah menguasai cara bernafas, dapat dilanjutkan dengan latihan meluncur. Latihan ini di perlukan teristimewa untuk melatih keseimbangan tubuh di air. Tidak sedikit yang belajar renang, karena tidak menguasai keseimbangan tubuh tenggelam dan tidak mampu berdiri di kolam renang, meskipun kolam dangkal.


Latihan meluncur bisa dikerjakan sebagai berikut:

Berdirilah diatas di tepi kolam dengan sikap membelakang dinding kolam dan salah satu kaki /telapaknya berada menempel pada dinding untuk siap menolak. Lurus kedua lengan diatas kepala dengan ibu jari saling berkaitan satu sama lain.tundukan tubuh dengan berusaha ujung jari ujung lebih dahulu tiba diatas permukan air, serentak dengan tibanya kedua tangan diatas permukan air, kaki yang menempel pada dinding mendorong hingga tubuh terdorong ke depan, di saat luncuran berjalan hindarkan mengambil sikap berdiri sebelum titik luncurnya menurun dan kemudian berhenti, dan sebagai akibatnya kedua kaki secara otomatis turun hingga dapat berdiri. Apa bila saat meluncur dengan kecepatan tinggi turun dengan tiba-tiba untuk berdiri. Apabila saat meluncur dengan kecepataan tinggi turun dengan tiba-tiba untuk berdiri, banyak terjadi justru yang melakukan tidak mampu berdiri.
Cara yang sama dapat dilakukan dengan meluncur dari tengah-tengah kolam dangkal. Setelah luncuran habis, kemudian berdiri dan lakukan berulang-ulang hingga membawa tubuh menepi.

Latihan meluncur ini dapat dikembangkan hingga kedua belah kaki mampu menempel kedinding kolam, dan sikap ini hanya dapat dilakukan kalau yang belajar sebelum meluncur terlebih dahulu masuk kebawah permukaan air dalam sikap telungkup, hingga kedua kaki memungkinkan untuk menolak. Latihan-latihan bisa dikerjakan secara berulang-ulang hingga mampu rilek dan terhindar dari rasa tegang yang sering berakibat tubuh memutar.


Terapung

Posisi terapung sebenarnya tidak hanya dapat dilakukan dalam satu sikap saja, tetapi banyak posisi yang bisa dilakukan supaya tubuh dapat terapung diatas permukaan air.

Sikap ini pada prinsipnya dapat dilakukan, merupakan perwujudan dari pemindahan pusat titik berat (Centra of Gravty) dan pusat titik apung (Centra of Buoyancy) disaat tubuh terapung. Baik didarat maupun di udara, seseoran dapat membalik ataupun memutar dengan menggunakan pusat titik berat. Di air bagaimanapun bagian dada adalah merupakan titik apung. Pusat titik berat seseorang disaat sikap telentang secara horizontal dengan kedua tangan berada di samping tubuh, ini merupakan pusat dari seluruh titik berat berada dilokasi pinggul. Sejak segmen tubuh mempunyai perbedaan berat, maka jarak dari tiap segmen dari pusat titik berat pada tubuh berperan menentukan secara pasti lokasi atau letak dimana pusat titik berat.

Bilamana seseorang pada sikap telentang secara horizontal, maka titik berat cenderung bergerak diatas segmen tubuh dan secara individu menarik kearah bawah. Daya apung air akaan mendorong setiap segmen horizontal, bila titik berat spesifik tiap bagian kurang dari 1.0.

Beberapa segmen tubuh mungkin lebih terapung disbanding lainya. Seperti tangan merupakan segmen yang muda terapung, lain halnya dengan kaki adalah bagian dari struktur tubuh yang berat dan tidak mudah terapung terutama daya apung pada air diarahkan langsung kepada bagian dada atau disebut dengan pusat dari titik apung tubuh. Udara pada paru-paru digunakan untuk daerah dada. Dengan demikian struktur otot umumnya menjadi bagian yang ringan dari tubuh dan akibatnya dada akan cenderung terapung ke atas.


Kurangnya gerak apung terjadi hanya ketika pusat dari titik apung dalam meluruskan langsung diatas pusat titik berat. Dengan seseorag dari rata-rata membentuk dua pusat adalah saat meluruskan dalam posisi agak pararel keatas permukaan air, rata-rata seseorang mempunyai banyak lokasi berat tubuh. Pada posisi ini di air, rata-rata seseorang mempunyai banyak lokasi berat tubuh yaitu pada paha, kaki, kepala dan pahu.

Kekuatan titik berat tarikan paha [pusat titik berat] dan kaki kearah bawah. Kekuatan apung dari gerakan air ketika menekan kearah atas, diatas bagian dada [pusat titik apung]. Ini merupakan lawan kekuatan yang menjadi penyebab tubuh beraksi seperti orang berjalan dengan mmenjaga keseimbangan tubuh agar tidak terjatuh, tubuh mulai memutar kearah depan ketika paha dan kaki bergerak kearah bawah. Apa bila pusat titik berat pada rongga tulang panggul dapat berputar di bawah pusat titik apung pada dada, dan seseorang akan dapat terapung dengan tidak bergerak.

Bagaimana seperti kaki tengelam sepanjang rotasi atau berputar dari bagian depan tubuh itu, kearah bawah menambah daya gerak dan ini menambah percepatan dari kaki ditambah beratnya. Sebabnya tubuh bisa merendam, sejak kekuatan apung ini tidak cukup mampu untuk mengatasi kekuatan dari titik berat dan gerakan kearah bawah dari kaki. Ini cenderung atau gejala untuk kaki dapat menarik seluruh tubuh dibawah air.

Orang yang belajar, bisa di air dengan sikap bahu dalam, bisa kepala di baringkan ke belakang dimana punggung dan telapak tangan keluar dari bahu, air akan mulai mendorong tubuh selain beberapa dorongan .

Selain beberapa dorongan, kaki akan naik pada posisi apung yang normal.
Sikap terapung dapat di pelajari salah satu dari 3 posisi. Apakah horizontal, diagonal atau vertical. Dengan terapung dan mengurangi gerak pada sikap vertical atau posisi diagonal dapat banyak mempelajari terapung dengan sikap horizontal dengan mengganti-ganti posisi tangan dan kaki. 


Sumber

Resepi Asam Pedas Ikan Keli Lada Hitam


 Asam Pedas Ikan Keli Lada Hitam

Bahan-bahan:
5 ekor ikan keli (direndam dengan air limau agar hilang hanyir) 
 
Bahan A 
15 biji lada kering 
6 biji bawang kecil 
3 biji bawang putih 
½cm halia 
1 inci kunyit 
20 biji lada hitam 
15 helai daun kesum 
kesemua bahan A dikisar 
 
Bahan B 
100 ml minyak 
sedikit gula 
400 ml air 
sedikit air asam jawa 
garam secukup rasa 
perisa penyedap rasa 
20 helai daun kesum 

Cara menyediakan:
1. Panaskan minyak, tumis bahan A sehingga naik bau,masukkan air, tunggu hingga mendidih, seterusnya masukkan ikan keli tunggu hingga kuah pekat. 
2. Kemudian masukkan air asam jawa,gula,garam secukup rasa dan perisa penyedap rasa dan akhir sekali barulah diletakkan daun kesum.
 

Live Worm Fishing Tips For River Fishing

Fishing With Worms - Live Worm Fishing Tips For River Fishing

Expert Author Trevor Kugler
There may be no better bait to use when river fishing than worms. When I use the term "worms" I'm referring specifically to live fishing worms such as nightcrawlers and/or red worms. And when I use the term "river fishing" I'm referring specifically to river fishing while wading in the river that you are fishing. Wading and fishing in a river containing trout, smallmouth bass, or even walleye is my favorite style of fishing and fishing with worms (specifically live worms) is extremely effective in these situations.
In this article I will draw upon my twenty plus years of experience using live worms as bait and provide a few live worm fishing tips that will help you catch more fish the next time that you go river fishing. These river fishing tips have served me well over the years and helped me catch a lot of fish. I know they will do the same for you.
  1. Have An Effective Worm Carrier - The biggest challenge when fishing with worms while wading in a river is carrying your worms. Worm containers are bulky and unwieldy, making the worms difficult to access on the water. This is why having an effective worm carrier such as a bait bag is so important. By using a bait bag to carry your worms while you are fishing your worms are always at your fingertips waiting to be used. This makes baiting up and re-baiting a cinch. Having am effective worm carrier is of the utmost importance when river fishing with worms.
  2. Use The Proper Worm Rigs - Anytime that you are fishing with worms using the proper worm rigs is of the utmost importance as well. This is where a set of gang hooks come into play. When it come to fishing with worms gang hook worm rigs allow you to present live worms in an outstretched and natural manner, which makes them much more effective when they are being used as bait. This is especially true when river fishing. A live worm rigged on a set of gang hooks and drifted naturally with the current of a river is a very effective fishing technique.
  3. Keep Your Worms Alive - When fishing with worms it is vitally important that your worms be as lively as possible. This means keeping them dark and as cool as possible when you are fishing. A bait bag is great for keeping your live worms "in the dark" and the entire bag can be dipped into the water to keep the worms cool as well. The bottom line is that your worms should be as lively as possible anytime that you fishing with worms.
Keep these simple worm fishing tips in mind the next time you are out river fishing and you will experience much more success, there's no doubt about it. Also, remember to spend as much time on the river as you can, because there is no substitute for practice when it comes to fishing.
Trevor Kugler is co-founder of JRWfishing.com and an avid angler. He has more than 25 years experience fishing for all types of fish, and 15 years of business and internet experience. He currently raises his five year old daughter in the heart of trout fishing country.
River fishing tips and information whenever you want them.

Article Source: http://EzineArticles.com/?expert=Trevor_Kugler